Prodi Masase FIKK UNESA Perbarui Roadmap Penelitian untuk Memperkuat Arah Riset Berbasis Evidence dan Inovasi
menjadi
Surabaya, 26 Januari 2026 — Program Studi S1 Masase, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), melakukan pembaruan dan penyempurnaan roadmap penelitian Program Studi S1 Masase sebagai bagian dari upaya memperkuat arah pengembangan penelitian dan keilmuan masase secara berkelanjutan.
Pembaruan roadmap penelitian ini dilakukan dengan tetap mempertahankan kesinambungan tema penelitian yang telah dikembangkan sebelumnya. Namun, roadmap terbaru memberikan penekanan yang lebih kuat pada pemanfaatan teknologi, pengukuran objektif, evidence-based practice, standardisasi protokol, intervensi psikofisik, serta pengembangan produk inovatif.
Roadmap penelitian Program Studi S1 Masase mencakup periode 2025–2029 dengan lima fokus utama. Pada tahun 2025, penelitian diarahkan pada integrasi terapi masase dengan teknologi wearable untuk pemantauan kesehatan. Fokus ini menjadi langkah awal dalam mengembangkan penelitian masase yang memanfaatkan teknologi digital dan perangkat pemantauan untuk memperoleh data yang lebih objektif mengenai respons tubuh setelah intervensi.
Selanjutnya, pada tahun 2026, fokus penelitian diarahkan pada efektivitas masase sebagai terapi pendukung. Tahapan ini menitikberatkan pada penguatan bukti ilmiah mengenai manfaat intervensi masase melalui penelitian eksperimental dan pengukuran berbagai respons fisiologis maupun psikologis.
Memasuki tahun 2027, roadmap diarahkan pada standardisasi teknik dan protokol masase berbasis evidensi untuk layanan kesehatan primer. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam membangun praktik masase yang tidak hanya berdasarkan pengalaman empiris, tetapi juga didukung oleh hasil penelitian ilmiah. Standardisasi diharapkan dapat mencakup teknik, dosis, durasi, frekuensi, prosedur, indikator keberhasilan, serta aspek keamanan dalam pemberian masase.
Pada tahun 2028, penelitian dikembangkan menuju masase sebagai intervensi psikofisik untuk kesehatan mental dan kualitas tidur. Fokus ini memperluas kontribusi keilmuan masase tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga pada relaksasi, kesejahteraan psikologis, kualitas tidur, dan kesehatan secara holistik.
Sementara itu, tahun 2029 diarahkan pada pengembangan produk inovatif masase tradisional berbasis herbal lokal. Tahapan ini menjadi bentuk hilirisasi penelitian dengan mendorong pengembangan produk yang memanfaatkan potensi sumber daya lokal serta memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.
Pembaruan roadmap tersebut juga ditandai dengan visualisasi yang lebih aplikatif. Setiap tahapan penelitian dilengkapi gambaran mengenai teknologi, instrumen pengukuran, proses standardisasi, intervensi, hingga pengembangan produk. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian Program Studi S1 Masase diarahkan tidak hanya untuk menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga menghasilkan protokol, instrumen, model intervensi, teknologi pendukung, dan produk inovatif.
Ketua Program Studi S1 Masase menyampaikan bahwa pembaruan roadmap menjadi langkah strategis untuk memastikan kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa memiliki arah yang jelas dan berkesinambungan.
“Roadmap penelitian ini diharapkan menjadi pedoman bagi dosen dan mahasiswa dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan masyarakat, serta penguatan keilmuan masase,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, roadmap penelitian terbaru menggambarkan alur pengembangan yang sistematis, mulai dari integrasi teknologi, pembuktian efektivitas, standardisasi berbasis evidence, implementasi pada aspek kesehatan dan psikofisik, hingga inovasi dan hilirisasi produk.
Dengan adanya pembaruan ini, Program Studi S1 Masase FIKK UNESA berkomitmen untuk terus mengembangkan penelitian yang ilmiah, aplikatif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi keilmuan masase dalam perkembangan sport science, kesehatan, kebugaran, dan wellness.
Roadmap penelitian ini diharapkan menjadi landasan strategis bagi peningkatan produktivitas dan kualitas penelitian Program Studi S1 Masase pada tahun-tahun mendatang.