Prodi Masase FIKK UNESA Perkuat Kesesuaian Penelitian Dosen dan Mahasiswa dengan Peta Jalan Penelitian
Surabaya – Program Studi Masase, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus memperkuat tata kelola penelitian melalui evaluasi kesesuaian penelitian dosen dan mahasiswa dengan Peta Jalan Penelitian Program Studi Masase.
Kegiatan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya Program Studi dalam memastikan kegiatan penelitian berkembang secara terarah, relevan, berkelanjutan, dan selaras dengan bidang keilmuan Masase. Peta jalan penelitian menjadi instrumen strategis untuk mengarahkan pengembangan topik penelitian sekaligus membangun kesinambungan antara penelitian dosen, penelitian mahasiswa, publikasi ilmiah, pembelajaran, dan pengembangan inovasi.
Sebelumnya, Program Studi Masase juga telah melaksanakan evaluasi kesesuaian penelitian dengan roadmap sebagai bagian dari penguatan arah penelitian Program Studi. Evaluasi tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam mengembangkan roadmap penelitian yang lebih sistematis dan menjadi acuan bagi pelaksanaan penelitian pada periode berikutnya.
Memastikan Penelitian Berjalan Sesuai Arah Keilmuan
Evaluasi dilakukan dengan memetakan penelitian dosen dan mahasiswa berdasarkan tema, bidang keilmuan, variabel penelitian, metode, tahapan pengembangan, serta luaran yang dihasilkan.
Beberapa bidang yang menjadi bagian penting dalam pengembangan penelitian Program Studi Masase meliputi masase olahraga, terapi latihan, kebugaran dan kesehatan, pemulihan, pencegahan cedera, postur dan gerak, serta pendekatan nonfarmakologis.
Melalui pemetaan tersebut, Program Studi dapat mengetahui penelitian yang telah memiliki kesesuaian kuat dengan roadmap sekaligus mengidentifikasi bidang yang masih perlu diperkuat.
Evaluasi tidak hanya melihat kesesuaian judul penelitian, tetapi juga memperhatikan bagaimana sebuah penelitian dapat menjadi bagian dari rangkaian pengembangan penelitian yang berkelanjutan.
Membangun Keterhubungan Penelitian Dosen dan Mahasiswa
Salah satu fokus utama evaluasi adalah memperkuat keterkaitan antara penelitian dosen dengan penelitian mahasiswa.
Mahasiswa tidak hanya diposisikan sebagai pelaksana penelitian tugas akhir, tetapi juga didorong untuk menjadi bagian dari ekosistem penelitian Program Studi. Penelitian mahasiswa diharapkan dapat dikembangkan dari tema penelitian dosen, memperluas variabel dan subjek penelitian, menguji metode yang berbeda, maupun menjadi dasar untuk penelitian lanjutan.
Pola tersebut diharapkan dapat membentuk siklus penelitian:
Penelitian Dosen → Pengembangan Topik → Penelitian Mahasiswa → Publikasi → Penelitian Lanjutan → Inovasi dan Hilirisasi.
Dengan pola ini, penelitian yang dilakukan di lingkungan Program Studi tidak berhenti pada satu penelitian, tetapi dapat berkembang menjadi rangkaian penelitian yang memiliki kesinambungan.
Mendorong Penelitian Berbasis Evidence
Penguatan roadmap juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas penelitian berbasis evidence-based practice dalam bidang Masase dan terapi olahraga.
Penelitian yang dilakukan diharapkan tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga dapat memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan teknik masase, program terapi latihan, strategi pemulihan, peningkatan kebugaran, pencegahan cedera, serta intervensi kesehatan.
Hal ini sejalan dengan arah pengembangan penelitian di lingkungan UNESA yang menempatkan penelitian sebagai bagian penting dalam peningkatan kualitas akademik, penguatan luaran penelitian, serta pengembangan bidang unggulan termasuk ilmu keolahragaan dan kesehatan.
Dari Penelitian Menuju Inovasi
Hasil evaluasi juga menjadi dasar bagi Program Studi untuk mendorong penelitian menuju tahapan yang lebih aplikatif.
Pengembangan penelitian ke depan diharapkan tidak hanya menghasilkan artikel jurnal atau prosiding, tetapi juga dapat berkembang menjadi protokol layanan, model intervensi, modul, media pembelajaran, produk inovasi, hak kekayaan intelektual, maupun bentuk hilirisasi lainnya.
Dengan demikian, hasil penelitian dosen dan mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang lebih luas, baik bagi pengembangan ilmu pengetahuan, proses pembelajaran, profesi masase, dunia olahraga, maupun masyarakat.
Menjadi Dasar Perbaikan Berkelanjutan
Evaluasi kesesuaian penelitian menjadi bagian dari komitmen Prodi Masase dalam menerapkan budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan.
Hasil evaluasi akan digunakan sebagai dasar untuk menyusun rekomendasi pengembangan penelitian, menentukan prioritas topik penelitian, meningkatkan kolaborasi dosen dan mahasiswa, mendorong publikasi bersama, serta memperkuat kerja sama dengan mitra eksternal.
Program Studi juga akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan penelitian agar roadmap tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi benar-benar digunakan sebagai acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengembangan penelitian.
Pengalaman di lingkungan UNESA menunjukkan bahwa implementasi roadmap perlu dilakukan secara konsisten mulai dari tahap perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan hingga evaluasi agar arah penelitian benar-benar dapat terintegrasi dengan kegiatan akademik Program Studi.
Menuju Ekosistem Riset Masase yang Berkelanjutan
Melalui evaluasi ini, Prodi Masase FIKK UNESA menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem penelitian yang terarah, kolaboratif, berbasis bukti, inovatif, dan berkelanjutan.
Ke depan, keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa diharapkan semakin memperkuat identitas keilmuan Program Studi sekaligus meningkatkan kontribusi penelitian Masase dalam bidang olahraga dan kesehatan.
Dengan roadmap sebagai arah bersama, penelitian dosen dan mahasiswa diharapkan mampu berkembang dari kajian dasar, pengembangan intervensi, pengujian efektivitas, validasi, hingga inovasi dan hilirisasi, sehingga menghasilkan karya ilmiah dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program Studi Masase FIKK UNESA terus bergerak membangun budaya riset yang unggul, relevan, dan berdampak.
Program Studi Masase
Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan
Universitas Negeri Surabaya
Masase untuk Kesehatan, Kebugaran, Pemulihan, dan Performa.